April 8, 2026
85d8a0f8-6e3d-4f75-b438-a6b2b15737e5

Kejaksaan Negeri Pasaman Barat menggelar rapat koordinasi Pengawasan Aliran Keagamaan dan Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) pada hari Selasa, 23 Mei 2023. Rapat ini mencegah adanya aliran kepercayaan warga yang dinilai menyimpang.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Dr. Muhammad Yusuf Putra, S.H.,M.H. mengatakan, “Tim PAKEM merupakan tim reguler yang bersifat koordinatif, mempunyai fungsi deteksi dini dan pencegahan. Tim harus memahami apa yang termasuk penyimpangan dalam agama dan kepercayaan masyarakat, jangan sampai terjadi tindak pidana.”

Camat Talamau, Andre Afandi menyampaikan “ketika menjabat sebagai Camat Pasaman, ada beberapa masyarakat Kec. Pasaman memiliki aliran Baha’I dimana tata cara ibadahnya menyerupai Islam tapi beraqidah kepada nabi Ahmad Ba’arulah bukan Nabi Muhammad SAW. Setelah dilakukan pendekatan, kata yang bersangkutan ada yang sealiran dengan beliau di Kecamatan Kinali, mereka ada hari raya tertentu yang dirayakan hanya untuk umat tersebut, dan mereka tidak mau untuk mendakwahkan agamanya. Dikhawatirkan ketika kalangan adat Minangkabau yang sensitif mengenai agama Islam seolah dianggap pelecahan terhadap agama, Ketika mereka mengadakan pertemuan interen biasa ada serangan dari masyarakat”

Dari pihak FKUB Pasaman Barat menanggapi rumah kaum Baha’I hampir dibakar oleh masyarakat, tapi pada akhirnya dapat diredam. Perlu dievaluasi titik-titik rawan yang meresahkan masyarakat karena agama ini belum diakui secara resmi oleh negara. Kaum Baha’I setiap hari Minggu atau senin malam sholat bersama, perlu diadakan peninjauan dan pengawasan terhadap pengajaran keagamaan yang dilakukan mereka.

Sementara Kepala seksi Intelijen, Henri Setiawan, S.H.,M.H. menghimbau “jika ada hal-hal yang meragukan sesuai keimanan kita sebagai umat Islam, bisa laporkan ke kesbangpol atau FKUB. Setelah dilaporkan oleh kesbangpol, baru akan dibahas dan dikumpulkan Kembali mengenai status kedudukan gejolak tersebut.”

Terkait Tim PAKEM, “Kalau bisa jangan hanya sampai disini saja, diharapkan berlanjut, karena aliran dan kepercayaan dalam masyarakat banyak apalagi dalam masalah ekonomi bisa dipergunakan untuk membujuk masyarakat terkait sulitnya ekonomi.”, harap Pasi Intel Kodim 0305 Pasaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *